yang tAu

Selasa, 06 Januari 2015

Siswi Kita peringkat 1 Nasional





Alhamdulillah Berkat kerja keras semua pihak warga SMP Negeri 1 Karanganyar membawa salah satu siswa yaitu Fitriyan Dwi Rahayu menduduki rangking pertama dalam daftar 5 besar siswa/siswi yang mencapai nilai rata-rata tertinggi pada ujian nasional (UN) SMP tahun 2010 ini dengan rata-rata nilai 9,95. Data tersebut didapat dari Kementrian Pendidikan Nasional RI yang dirilis Kamis (6/5/2010) sore tadi di Kemendiknas, Jakarta. Namun, Fitriyan tidak sendiri. Karena dengan nilai rata-rata yang sama, yaitu 9,95, dua siswi asal Bali, yaitu Ni Made Yuli Lestari (SMP Negeri 1 Gianyar) dan Ni Kadek Indra Puspayanti (SMP Negeri 1 Abiansemal) juga berhak menduduki peringkat teratas tersebut. Sementara itu, rangking kedua diduduki Syifasari Diennabila, siswi SMP Negeri 30 (Jakarta Utara, DKI Jakarta) dengan nilai rata-rata 9,90, rangking ketiga oleh Ivan Kurniawan dari SMP Susteran Purwokerto (Banyumas, Jateng) dengan nilai rata-rata 9,89, peringkat empat oleh Nindhita Putrie Prabaswari dari SMP Negeri 115 (Jakarta Selatan, DKI Jakarta) dengan nilai rata-rata 9,85, rangking lima oleh Nania Marli dari SMP Tarakanita 3 (Jakarta Selatan, DKI Jakarta) dengan nilai rata-rata 9,84.sumber Kompas dan Suara Merdeka Adapun Keterangan data dari FITRIYAN DWl RAHAYU yaitu : 1. Nama Siswa : FITRIYAN DWl RAHAYU 2. NIS : 10715 3. NISN : 99677162254. 4. Jenis Kelamin : Perempuan 5. Tempat dan Tgl Lahir : Kebumen, 26 Februari 1996 6. Agama : Islam 7. Anak ke : 2 8. Status dalam keluarga : Anak Kandung 9. Alamat : Rt.04 Rw.01, Jatiluhur, Karanganyar 10. Wali Kelas : Projo Kusumo, A. Md 11. Diterima di sekolah ini : Di kelas :VIIE Pada Tanggal:10 Juli 2007 12. Sekolah asal Sekolah : SD Negeri 1 Jatiluhur 13. Nama Orang Tua : Ayah: Cipto Raharjo dan Ibu: Sukarni Mugi Rahayu 14. Telephone : 085245700637 http://smpn1karanganyar.sch.id/berita-89-siswi-kita-peringkat-1-nasional.html

E - Learning

E-learning adalah pembelajaran jarak jauh atau disebut dengan distance learning yang memanfaatkan teknologi informasi yaitu dengan menggunakan media intranet atau internet. Media intranet digunakan jika memang dalam penerapannya lembaga atau suatu kelompok belajar yang akan menerapkan e-learning belum terkoneksi ke internet, sehingga pembelajaran masih harus dilakukan di jaringan intranet/local, namun jika e-learning diterapkan pada internet tentunya proses pembelajaran bisa dillakukan tanpa terpengaruh jarak dan waktu. Bapak Karsono salah satu guru di SMP Negeri 1 Karanganyar mencoba menggunakan e-learning dalam proses pembelajarannya. Saat ini beliau memberikan materi-materi yang telah beliau berikan di kelas juga beliau sediakan dalam bentuk digital di e-learning, sehingga materi pembelajaran bisa diakses ataupun didownload siswa tanpa harus memintanya kepada guru yang bersangkutan, disini seorang guru dituntut untuk rajin membuat materi dalam bentuk digital agar bisa diakses siswa. Dari contoh implementasi e-learning yang diterapkan beliau Bapak Karsono, ada baiknya kita ketahui apa saja kelebihan e-learning dan apa kelemahannya ? Kelebihan e-learning adalah: 1. Mampu Mengurangi Biaya Pembelajaran E-learning jelas mampu mengurangi biaya pembelajaran dikarenakan e-learning tidak membutuhkan tempat khusus atau kelas untuk pembelajaran, karena kelas dibentuk di dunia maya, kedua tidak membutuhkan biaya transportasi untuk bertemu dengan guru, untuk mengambil materi, dan lain sebagainya. Pengelolaan e-learning yang baik akan mampu mengurangi biaya pembelajaran, namun jika tidak dikelola dengan baik justru bisa menambah beban biaya pembelajaran; 2. Fleksibilitas Waktu E-learning jelas memberikan fleksibilitas waktu bagi penggunanya. Proses pembelajaran bisa dilakukan pagi, siang, malam tidak menjadi masalah. Jika guru telah memberikan materi di e-learning tentu kapan saja bisa diakses; 3. Fleksibilitas Tempat E-learning juga memberikan fleksibilitas tempat, baik guru atau siswa bisa memberi materi atau mengambil materi di e-learning tanpa harus berada di ruang kelas, asalkan guru atau siswa terhubung dengan internet dimana saja proses pembelajaran bisa dilaksanakan; 4. Fleksibilitas Kecepatan Pembelajaran Jika guru telah siap dan telah menaikan materi pembelajaran yang telah dibuat digital, maka siswa bisa fleksibel dalam proses belajar, siswa yang cepat bisa atau cepat memahami materi bisa langsung mengunduh materi berikutnya untuk dipelajari sedangkan yang memang lambat dalam memahami materi yang diberikan siswa bisa mempelajari ulang; 5. Standarisasi Pengajaran Pelajaran e-learning selalu memiliki kualitas sama dalam setiap proses pembelajaran. Walau diakses berkali-kali e-learning tidak membedakan atas kemampuan dan metode pengajaran dan tidak tergantung suasana hati gurunya; 6. Efektifitas Pengajaran Penyampaian pelajaran e-learning dapat berupa simulasi dan kasus-kasus, menggunakan bentuk permainan dan menerapkan teknologi animasi canggih. Bentuk-bentuk pembelajaran tersebut dapat membantu proses pembelajaran dan mempertahankan minat belajar. Selain itu untuk mengukur sejauh mana kesuksesan e-learning, dalam e-learning juga disediakan layanan untuk proses evaluasi, berisi bank soal dan ujian online yang mendukung proses evaluasi. Tidak jauh beda dengan proses manual, namun e-learning memberikan akurasi data dan validasi data yang cepat dan tepat; 7. Kecepatan Distribusi Setiap materi yang diberikan dapat dengan mudah diambil atau diakses oleh siswa. Jika terjadi perubahan terdapat materi ataupun jadwal pembelajaran maka guru tidak perlu menghubungi siswanya satu-persatu untuk memberikan informasimasi mengenai perubahan materi ataupun jadwal ujian dan lain sebagainya; 8. Keterdesiaan on-demand Jika semua materi telah tersedia, maka kapanpun anda butuhkan maka e-learning siap untuk diakses kapan saja. 9. Otomatisasi proses administrasi Guru yang memiliki akses ke e-learning dapat setiap saat mencetak sendiri laporan dengan otomatis untuk memonitor kemajuan belajar siswanya, tanpa harus menunggu administrator, bahkan saat ini untuk membuat analisis ketuntasan belajar seorang guru hanya tinggal klik saja maka analisis ketuntasannya akan keluar dan sudah jadi. Tinggal disesuaikan dengan format dan kebutuhan seorang guru. Sedangkan kelemahan dalam e-learning yaitu : 1. Perlu biaya investasi Bagaimanapun juga minimal dalam pembuatan e-learning pasti membutuhkan biaya, apalagi dalam implementasinya nanti. 2. Infrastuktur Untuk menerapkan e-learning maka harus memiliki infrastruktur yang siap, minimal koneksi internet. 3. Materi Bagaimanapun juga tidak semua pembelajaran bisa dilakukan dengan e-learning, misalnya pembelajaran yang berhubungan dengan fisik, misalkan materi olah raga, seni musik, lukis, ukir atau kriya, dan beberapa materi lain. Namun bisa digunakan untuk memberi dasar-dasar materi sebelum masuk kepraktek. Dari berbagai kelebihan dan kelemahan di atas diharapkan SMP Negeri 1 Karanganyar Kebumen mampu menerapkan e-learning sesuai dengan keadaan dan kemampuan maksimal. Sehingga e-learning bisa menjadi salah satu media dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan kinerja guru dan prestasi siswa.http://smpn1karanganyar.sch.id/berita-92-elearning-siapa-takut-.html

Ujian Siapa Takut

Ujian Nasional bagi pelajar SMP sudah dekat. Ujian itu sama sekali tidak untuk menilai kepandaian, tetapi untuk mengenali kepatuhan kepada proses belajar. Orang yang patuh kepada proses belajar, tidak pernah takut ujian karena dia sudah melakukan yang terbaik. Dan orang yang  paling ikhlas untuk gagal adalah orang yang telah mencoba yang terbaik. Yang terbaik saja bisa gagal, apalagi jika tidak belajar. Ujian ini bukan tentang siswa/pelajar, tetapi tentang semua orang; yang ujian sesungguhnya baru dimulai setelah selesai sekolah.
Ujian yang utama adalah saat kita harus melanjutkan kehidupan dengan mengeluhkan kehidupan dalam diri kita; atau melanjutkan kehidupan dengan apa adanya diri kita, dan berusaha berhasil dengan apapun adanya diri kita. Banyak orang yang hidupnya belum mulai; menunggu cantik dulu, menunggu tua dulu, menunggu kaya dulu dll. Padahal apapun kekurangan, kalau diterima sebagai satu-satunya modal; maka kekurangan itu menjadi kelebihan. Apapun hal terburuk yang kita miliki, kalau itu satu-satunya, itu adalah modal terbaik. Sehingga mungkin bukan kita menunggu sesuatu untuk memulai, tetapi memulai dengan apa adanya sekarang. Karena perjalanan naik dimulai dimanapun kita berada. Kalau kesabaran itu sulit untuk anda, maka gunakan ketidak-sabaran itu untuk menyegerakan keberhasilan. Jadi jangan mensyaratkan sabar dulu untuk jadi orang hebat. Jika anda pemarah, pemarahlah -tetapi gunakan kemarahan itu untuk kurang tidur dan belajar, untuk kurang istirahat dan bekerja, dan untuk mentenagai belajar karena sedang marah.
Orang-orang besar yang berhasil itu telah sekali atau beberapa kali terhina dalam hidupnya; dan mereka membalas untuk membuktikan bahwa orang-orang yang merendahkan itu harus menyesal dan meminta maaf nanti. Kalau kita benar, jangan buktikan bahwa kita benar; damailah, lalu buktikan bahkan orang-orang yang meragukan kita, adalah orang-orang yang diuntungkan karena pelayanan kita. Orang yang tidak bisa belajar, tidak akan bisa memimpin. Karena kepemimpinan itu adalah ilmu menyesuaikan diri dengan keadaan untuk selau diatas gelombang perubahan. Dan orang-orang yang menyesalkan sebagian anak buah adalah orang yang menggunakan ilmu lama, untuk mengelola masalah baru, menggunakan solusi jangka pendek untuk masalah jangka panjang.
Kalau kita beraspirasi untuk jadi pemimpin, mulai dari sekarang ikhlaskan-lah diri anda untuk belajar. Jika anda termasuk orang yang ngantuk ketika membaca buku; sikap anda terhadap buku itu harus diperbaharui. Dia harus melihat bahwa yang ada dalam buku itu mewakili pemikiran orang-orang besar sebelumnya. Dan apabila buku itu dibuka, dia masuk kepikiran jendela orang-orang besar, sehingga dia bisa berbakat untuk berhasil semuda mungkin. Tertariklah kepada janji dari pelajaran. Kita itu harus belajar “bandel” untuk mengabaikan apapun yang membuat kita tidak bersemangat. Berpihaklah pada pembicaraan, perasaan, pikiran, pekerjaan, pergaulan yang membuat kita bersemangat. Jadilah pribadi yang kuat sekali dalam kebaikan, sampai orang lain tertarik menjadi orang baik. Berfokuslah pada yang penting, abaikan yang tidak penting bagi kita. Tidak ada selembar daun yang jatuh tanpa sepengetahuan Tuhan. Kekuasaan Tuhan itu menyentuh semua sudut kehidupan kita. Sehingga ujian yang diberikan orang lain kepada kita itu adalah bagian dari keputusan Tuhan. Sebagian manusia diijinkan oleh Tuhan untuk menuntun kita kepada kemulaiaan. Orang yang setia kepada yang benar, telah lulus ujian sebelum ujian.
Ujian itu setuju / tidak setuju harus kita lakukan. Maka ikuti saja ujian itu, yang penting lulus dulu, setelah itu baru pikirkan kualitas dari kelulusannya. Rasa takut itu rahmat, yang mengeluarkan semua kemampuan. Kalau anda kurang belajar, sulit mengingat, malas membaca, maka takutlah kepada kelas anda sebagai pribadi kalau anda tidak lulus. Takut itu adalah rahmat yang memaksimalkan kekuatan. Tuhan itu tidak akan memberikan masalah, kecuali kita mampu untuk menyelesaikannya; sehingga sebetulnya kita akan mampu menyelesaikan semua masalah. Ujian itu selalu diniatkan untuk melihat apakah kita pantas untuk naik. Karena Tuhan itu Maha Tinggi dan Meninggikan. Cobaan itu adalah bagian dari ujian, dan kita akan dicoba dari apa yang kita ucapkan.Tidak ada hubungan antara nilai yang baik di sekolah dengan kualitas hidup yang baik. Semua orang yang nilainya jelek  waktu sekolah, hidupnya akan baik; selama dia ada penyesalan untuk memacu belajar lebih baik dan pergaulannya baik. Karena banyak orang yang nilainya tinggi waktu sekolah tapi melalaikan pergaulan. Sadarilah bahwa kemiskinan itu sementara, seperti juga kekayaan. Tetapi hak kita yang permanen adalah menjadi pribadi yang damai, yang sejahtera, yang berbahagia.
Kalau anda selalu melihat kebahagiaan itu milik orang lain, selalu anda tidak akan pernah menemukan kebahagiaan itu didalam diri anda. Kebahagiaan itu adalah kemampuan berbahagia. Maka berfokuslah kepada kita, karena setiap orang mengira bahwa orang lain lebih hebat. Setiap orang punya jatah gagal dan punya jatah untuk sukses. Untuk meraih sukses, setiap orang harus menghabiskan jatah gagalnya terlebih dahulu. Maka berbahagialah kalau anda gagal, karena bukan disitu keberhasilan anda. Tugas kita adalah sebanyak-banyaknya gagal, sampai kemudian tidak ada pilihan lain kecuali berhasil. Tujuan kita untuk segera berhasil adalah supaya kita menjadi pribadi yang powerfull untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan. Kekayaan dan lain-lain adalah nomor akhir, tujuan utama kita adalah majukan kebaikan dan cegah keburukan. Bagaimana mungkin orang lain mau menghormati anda, jika anda sendiri tidak menghormati hak anda untuk menjadi orang pandai. Maka belajarlah, bisa–tidak bisa yang penting belajar. Tuhan telah dikenal menyelamatkan orang-orang terdesak.
Ikutilah ujian, tampil-lah ramah sebaik mungkin, gunakan sebaik mungkin semua kekuatan untuk dikasihani–terutama oleh Tuhan. Lalu lulus-lah, kemudian penyesalan anda itu pelan-pelan menjadikan anda tambah lama–tambah baik lulusnya. Tuhan itu kalau menyayangi kita diberikanlah rasa takut itu, supaya kita menyegerakan mempergunakan kekuatan kita secara maksimal. Tuhan Maha Pengasih.
Mohon maaf atas segala kekurangan dalam teknik penulisan rangkuman ini. Jika didapati kekeliruan, suatu kebahagiaan bagi kami, jika sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksinya.
Resume singkat Mario Teguh Golden Ways, dengan topik “Ujian?, Siapa Takut“, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi semuanya.
sumber http://smpn1karanganyar.sch.id/berita-92-elearning-siapa-takut-.html


Prestasi SMP 1 Karanganyar

Siswa-Siswi SMP Negeri 1 Karanganyar, telah mengharumkan Sekolah pada akhir tahun 2013 dengan memenangkan berbagai macam perlombaan. Prestasi yang pertamajuara 1 PA Juara 1 PI Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Kebumen, prestasi yang  Kedua Juara 1 PA Juara 1 PI LCC Pramuka Tingkat Kecamatan Karanganyar Kebumen, prestasi Yang Ketiga  Juara III Bulutangkis Tunggal Putra Tingkat Kedu Djarum Inovation Tidar Kota Mahgelang. http://smpn1karanganyar.sch.id/berita-176-prestasi.html